“Setiap rupiah yang Anda berikan membantu kami menjaga lampu tetap menyala bagi musafir yang lelah, menjaga air tetap mengalir untuk wudhu 24 jam, dan melunasi amanah pembangunan masjid.”
Selain digunakan untuk operasional kegiatan masjid, komputer di Masjid Raya At-Taqwa ke depannya akan dimanfaatkan untuk menyelenggarakan Kursus Komputer dan Desain Grafis bagi masyarakat muslim di Pasar Minggu.
Bermula dari sebuah masjid kecil yang dibangun di tepi Jalan Raya Pasar Minggu pada tahun 1930, Masjid At-Taqwa kemudian menjadi pusat peribadatan masyarakat muslim dari Pejaten Barat dan Pejaten Timur.
Seiring dengan pertambahan jama’ah, akhirnya beberapa tokoh masyarakat di sekitar masjid tersebut mewakafkan tanah mereka untuk membangun masjid yang lebih besar. Maka, pada 1997, berdirilah Masjid Raya At-Taqwa yang diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta kala itu, Soerjadi Soedirja.
Hingga kini, setelah melewati masa 25 tahun melayani jama’ah, DKM Masjid Raya At-Taqwa terus menjaga amanah umat Islam di Pejaten Timur dan Pejaten Barat agar melayani peribadatan dan mengelola masjid sebagaimana fungsi idealnya.
Masjid Raya At-Taqwa berupaya, baik dalam melayani umat dalam menunaikan ibadah fardhu maupun dalam memberikan pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan zaman.















At-Taqwa English Course (AEC) menjamin kualitas premium tanpa biaya. Dengan tujuan “Mencetak Pemimpin Muslim Masa Depan yang Berkualitas”, kami menyiapkan kurikulum Bahasa Inggris yang komprehensif yang setara dengan kursus premium.








Visi DKM Masjid Raya At-Taqwa adalah menjadi masjid teladan dalam melayani jama’ah dan umat Islam, dengan prinsip kasih sayang (marhamah), professional, akuntabel, dan transparan.
Kalender Hijriah atau Kalender Islam merupakan kalender bulan (mengikuti peredaran bulan) yang sistemnya dimulai sejak masa kekhalifahan Umar bin Khattab dan tahun pertamanya yaitu pada saat Nabi Muhammad hijrah dari Makkah ke Madinah, yakni pada tahun 622 Masehi.
| Sen | Sel | Rab | Kam | Jum | Sab | Min |
|---|