Saya telah mengajar di SD Global Islamic School selama empat belas tahun, tetapi baru ini memutuskan untuk berjuang mendapatkan sertifikat sebagai pendidik. Ini karena dorongan dan motivasi dari sahabat saya, Gus Ali. Katanya, selain mendapatkan ilmu, PPG juga akan menambah kesejahteraan.
Pada saat memulai menulis pengalaman ini, saya sudah menjadi mahasiswa PPG selama sekitar satu minggu. Pendaftaran ini berhasil saya lalui setelah melalui proses panjang yang sebentar lagi akan saya ceritakan.
Sekitar tanggal 2 Oktober saya mendapatkan Whatsapp berisi undangan untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG). Bu Ari, yang menghubungi saya, meminta saya untuk memantau portal Siaga Pendis secara aktif, karena undangan resminya akan muncul melalui portal tersebut.
Tapi sayangnya, akun siaga saya tidak pernah dibuka sejak enam tahun lalu sehingga, bukan hanya nama akun, bahkan kata sandinya pun saya sudah lupa. Namun syukurnya Bu Ari membantu saya menginfokan nomor akun siaga yang dengan itu akhirnya saya dapat membuka akun siaga saya.
Setelah berhasil login, saya melihat, pada dashboard, bagian jam mengajar saya belum aktif. Menurut Bu Ari, untuk dapat mengikuti PPG, dalam kasus saya, jam mengajar ini harus diinput terlebih dahulu.
Namun, dalam kasus saya, tombol untuk menginput ini tidak muncul, hanya tampak sebuah teks yang memerintahkan saya untuk melakukan singkronisasi antara akun EMIS dan Dapodik. Maka, untuk menyelesaikan masalah ini, saya diperkenalkan kepada Pak Erpin, kemudian Bu Rosi.
Singkat cerita, setelah bulak-balik ke kantor Dapodik di Gatot Subroto, setelah mencoba ke Kemendikbud, dan akhirnya bertemu bu Rosi langsung di Mapenda Pondok Kopi, akhirnya tombol di akun siaga saya berhasil diaktifkan.
Pada gambar di bawah ini saya memberikan gambaran bagian di mana jam mengajar harus dinput dan diaktifkan sebagai tanda bahwa kita benar-benar telah dan sedang mengajar di sekolah. Apabila setiap kategori yang disyaratkan
Setelah jam mengajar aktif, sempat berlangsung kekosongan selama beberapa minggu. Bu Rosi pun menginfokan bahwa Pendaftaran PPG telah ditutup dan saya bisa mendaftar lagi pada tahun depan.
Namun, pada bulan November saya kembali dihubungi untuk mengecek akun siaga saya. Rupanya di sana tertulis bahwa saya diundang untuk mendaftar PPG dan untuk itu diminta untuk mengunggah beberapa dokumen berikut (pastikan saat melakukan scanning, PDF size-nya tidak lebih dari 500 KB):
Setelah terdaftar secara resmi, kita hanya perlu menunggu sebelum diundang untuk masuk ke dalam grup mahasiswa PPG. Pada tanggal 21 November, saya menerima chat dari panitia controlling PPG Batch 4 2025 yang mengajak untuk segera bergabung ke grup resmi mahasiswa PPG.
Anggota grup ini sekitar seratus orang, saya sendiri tergabung dalam Grup PPG Batch 4 PAI 7. Segera setelah semua peserta masuk grup, admin memperkenalkan diri dan memberitahukan kami untuk melakukan tiga hal:
Orientasi berlangsung melalui Zoom Meeting, tetapi sehubungan pesertanya ribuan, maka panitia menyediakan media live streaming Youtube. Alhamdulillah orientasinya berjalan lancar. Bagi kalian yang nanti mengikuti PPG serupa ini, saya sarankan jangan melewatkan informasi-informasi yang disampaikan. Kalian bisa mengulang-ulang lagi pada Youtube. Sebab, rupanya dari orientasi ini kita mendapatkan bekal-bekal penting tentang bagaimana membuat persiapan mental menghadapi PPG, bagaimana mulai membagi waktu, meminta izin kepada sekolah dan kepada keluarga, dan dalam orientasi ini kita diberikan road map PPG, dijelaskan garis-garis besar perjalanan yang akan kita lalui.
Selain itu, pada akhir sesi orientasi kita juga akan diberikan penjelasan super lengkap tentang bagaimana menggunakan LMS PPG. Pengetahuan ini penting sebagai pembekalan teknis mengikuti PPG. Adapun gambaran umum LMS-nya adalah seperti di bawah ini:
Segera pada hari setelah orientasi, mahasiswa diinstruksikan untuk melakukan belajar mandiri. Caranya adalah sebagai berikut:
Setelah kalian masuk (klik “Buka Modul”), ada beberapa instruksi dan tugas yang harus kalian kerjakan, yaitu:
Ada delapan topik pada setiap modul dan kita wajib mempelajari kedelapan topik tersebut. Pada modul PAI Profesional, kedelapan topik tersebut berkaitan dengan materi-materi PAI (Pendidikan Agama Islam) yang boleh dibilang, termasuk yang paling penting. Kalian wajib membaca dan mempelajarinya dengan baik. Mengapa wajib? Karena setelah selesai mempelajari kedelapan topik ini (dalam 8 hari), kita akan mengikuti TAM (Tes Akhir Modul). Jika nilai kita pada TAM di bawah KKM, yaitu di bawah 7,5, maka perjalanan PPG kita akan berakhir dan kita tidak dapat memasuki belajar modul selanjutnya.
Sebelum mulai, akan ada Pre-test. Tenang saja, Pre-test tidak mempengaruhi kelulusan. Tetapi, sistem LMSnya memperbolehkan kita mengerjakan Pre-test maksimal tiga kali.
Setelah mengerjakan pre-test, kita dapat mulai membuka Topik 1, lalu 2, dan seterusnya. Biasanya, setiap Topik berisi (1) Material, (2) Video, dan (3) Jurnal. Material adalah ebook berupa PDF, kalian bisa mengunduhnya. Jurnal juga demikian. Adapun video berisi pelajaran yang terkait dengan materi. Setiap kalian membuka semua itu, sekali lagi, kamera bekerja dan hitung mundur berjalan. Adapun gambaran isi Topik adalah sebagai berikut:
Ada delapan materi yang harus kalian pelajari pada Modul PAI Profesional. Kalian dapat mengunduhnya melalui link berikut ini:
Setelah menyelesaikan belajar delapan topik di atas. Ada jeda waktu satu atau dua hari (sebelum mengerjakan TAM) bagi kalian untuk mengerjakan dua tugas: (1) Tugas Mandiri dan (2) Tugas Refleksi.
Adapun instruksi dalam pembuatan Tugas Mandiri adalah sebagai berikut:
Kerjakanlah Tugas Mandiri tersebut di Ms Word, lalu kalian convert menjadi PDF, kemudian unggah ke LMS.
Tugas refleksi juga kurang lebih sama, hanya saja pada tugas ini kita dipersilakan untuk menerapkan satu materi ke dalam pelajaran yang kita ampu. Instruksi pada bagian ini adalah sebagai berikut:
Kemarin saya baru melaksanakan TAM, alhamdulillah selesai dengan hasil yang cukup baik. Ada 50 butir soal yang harus kita kerjakan dalam waktu maksimal 70 menit. Apabila TAM berhasil kita kerjakan, dengan nilai di atas 7,5, maka kita dapat melanjutkan Belajar Mandiri pada hari berikutnya, yaitu untuk Modul Pedagogik.
Adapun materi Pedagogik juga dapat kalian pelajari dengan cara yang sama seperti kalian mempelajari modul Profesional di atas. Namun, untuk memudahkan kalian belajar (berhubung materinya cukup sulit dan panjang), kalian bisa mempelajari rangkuman-rangkuman berikut ini.
Adapun jika kalian kesulitan mempelajari PBL dan PjBL di atas, kalian boleh membaca-baca artikel rangkuman berikut: